Hati-hati! akun WhatsApp anda terancam diblokir

Jakarta, IKL (Ini Keren Loh), Bahaya mengintai akun whatsapp anda jika tidak melakukan ini, Pihak WhatApps telah mengonfirmasikan bahwa semua pengguna wajib menyetujui aturan baru yang dikeluarkan oleh facebook. Jika tidak pengguna tidak akan bisa berkirim pesan maupun membaca pesan kecuali mereka menyetujui tentang berbagi data pribadi dengan situs facebook.
Seperti dilaporkan pada bebetapa hari lalu, kebijakan WhatApps dinilai kontroversional atau bersifat sepihak sehingga memicuh reaksi negatif dari warganet dan menyebabkan aplikasi saingan mendapatkan lonjakan pengguna baru, mereka rata² pengguna whatapps yang khawatir akan data mereka.
Tepat pada hari minggu kemarin (21/2/2021), perusahaan membagikan detail tentang bagaimana bentuk persyartan layanan merea mempengaruhi penggunanya dengan situs berita TechCrunch. Komentar negatif tersebut muncul setelah outleh mengutip email yang dikirim oleh WhatApps ke satu mitra pedagangnya itu.
Sebelumnya pada bulan lalu, memang WhatsApp meminta pengguna untuk menyetujui aturan baru yang dimana memungkinkan platform ini berbagi dan menyimpan data mereka ke facebook untuk tujuan bisnis. Hal tersebut ternyata dinilai sepihak, sebab WhatsApp meminta dengan cara paksa dan tanpa opsional lain.
Jika anda membagikan data dengan facebook jangan heran jika semua iklan tentang keinginan anda akan berseliweran, markzukerberg adalah penguasa jagat maya dengan layanan terbesar di dunia. WhatsApp, Facebook, dan Instagram orang jenis ini dinilai sangat berbahaya dan bisa saja dia menggunakan kekuasaanya untuk tujuan lain.
WhatsApp akan mulai perlahan meminta pengguna untuk menyetujui kebijakan terbaru mereka agar mempunyai fungsi penuh dari layanan messenger, jika belum melakukanya hngga 15 mei maka anda tidak akan bisa lagi membuka akun WhatsApp kesayangan anda.
Jika anda tidak bisa menerima kebijakan baru WhatApps tersebut maka kamu tidak bisa lagi menerima panggilan telpo, menerima dan mengirim chat, bahkan membaca percakapan sudah tidak bisa lagi. "Dari sekarang waktu ini hanya berjumlah beberapa minggu lagi" kata TechCrunch.
Pembaruhan kebijakan WhatsApp dinilai telah melanggar hak - hak privasi pengguna, tentu saja memicuh reaksi keributan para pengguna. Sebab pihak WhatApps sebelumnya tidak memberikan kabar terkait perubahan tersbut, beberapa orang pengguna bahkan mengajak untuk meninggalkan layanan WhatsApp.
Salah satunya Elon Musk, pernah mengajak penggunanya agar menggunakan aplikasi Signal. Ya aplikasi sama seperti WhasApp tapi dengan fitur yang lebih sederhana, pencipta signal sama seperti pendiri WhatsApp, yakni Brian Acton. Orang yang sangat menghargai privasi pengguna.